Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Belanda, Xavi Hernandez, mengkritik padatnya jadwal internasional setelah timnya harus menjalani empat pertandingan UEFA Nations League dalam 11 hari.
Menurut Xavi, jadwal tersebut berisiko bagi pemain maupun klub yang melepas pemain ke tim nasional.
"Jadwal ini tidak bagus. Bukan untuk tim nasional dan bukan pula untuk klub yang melepas pemain mereka dan terkadang harus menerima mereka kembali dalam kondisi cedera," kata Xavi yang dikutip beIN Sports pada Sabtu (3/10).
Hal itu disampaikan pelatih asal Spanyol tersebut jelang pertandingan UEFA Nations League lawan Serbia di Eindhoven, Belanda pada Senin (5/10).
Berbeda dari agenda sebelumnya yang memainkan dua pertandingan internasional dalam sembilan hari pada September dan Oktober, FIFA tahun ini menggabungkan dua jeda internasional tersebut menjadi satu rangkaian.
Akibatnya, tim nasional harus menjalani empat pertandingan dalam periode yang lebih singkat.
Belanda menjadi salah satu tim yang terdampak padatnya jadwal tersebut.
Menjelang pertandingan Grup A2 melawan Serbia, Xavi hanya memiliki 23 pemain yang fit. Brian Brobbey, Lutsharel Geertruida, Cody Gakpo, dan Jan Paul van Hecke mengalami cedera dalam tiga pertandingan terakhir dan telah kembali ke klub masing-masing untuk menjalani pemulihan.
"Menjadwalkan kalender yang begitu padat hanya tiga bulan setelah Piala Dunia sama saja mencari masalah," ujar Xavi.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti beban tambahan yang harus ditanggung pemain di luar pertandingan, seperti sesi latihan, perjalanan, serta waktu pemulihan.
"Anda juga harus menjalani latihan, bepergian, memulihkan diri dari pertandingan dan hal-hal lainnya. Sangat aneh menjadwalkan jeda internasional seperti ini pada tahap musim tersebut," katanya.
Xavi, yang ditunjuk sebagai pelatih Belanda pada Agustus lalu, berharap otoritas terkait dapat mengevaluasi kembali kalender pertandingan internasional.
"Saya lebih memilih kami memainkan dua pertandingan internasional. Itu akan lebih baik bagi semua pihak," tutur Xavi.
Namun, Xavi menyadari perubahan jadwal tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya, rangkaian empat pertandingan dalam satu jeda internasional juga sudah direncanakan untuk periode yang sama pada tahun berikutnya.
"Sejauh yang saya tahu, sudah diputuskan sejak lama bahwa kami juga akan menjalani rangkaian empat pertandingan pada tahap ini tahun depan," ujarnya.