TRIBUNFLORES.COM, TAMBOLAKA – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pagi.
Gempa yang awalnya tercatat berkekuatan magnitudo 6,1 tersebut kemudian diperbarui berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi magnitudo 5,9 dengan kedalaman 30 kilometer.
Gempa terjadi pada pukul 05.55.52 WIB.
Berdasarkan parameter pemutakhiran, episenter gempa berada pada koordinat 9,84 derajat Lintang Selatan dan 118,90 derajat Bujur Timur.
Baca juga: Sejumlah Rumah Warga Sumba Barat Daya Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,1
Lokasi tersebut berada di laut, sekitar 29 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal.
Gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Wijayanto dalam keterangan tertulis BMKG, Minggu.
Gempa tersebut dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sumba Barat Daya.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG, intensitas gempa mencapai VI MMI di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi, Sumba Barat Daya.
Pada skala VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan warga terkejut dan berlari keluar rumah.
Gempa juga dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kota Tambolaka, Kota Waikabubak, Kota Waibakul, dan Kota Raba.
Sementara itu, getaran dengan intensitas III MMI dirasakan hingga Kota Bima.
Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.
Sejumlah Gempa Susulan Terjadi
Aktivitas gempa susulan masih terjadi setelah gempa utama berkekuatan M5,9 tersebut.
Berdasarkan informasi BMKG hingga sekitar pukul 08.09 WIB, tercatat sedikitnya lima gempa dengan magnitudo antara 1,8 hingga 3,1 di sekitar wilayah Kodi, Sumba Barat Daya, serta wilayah sekitar Tambolaka.
Gempa tersebut antara lain M2,4 pada pukul 08.04.12 WIB, M3,1 pada pukul 08.05.01 WIB, M1,8 pada pukul 08.06.58 WIB, M2,3 pada pukul 08.08.40 WIB, dan M2,3 pada pukul 08.09.49 WIB.
BMKG menyatakan informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
BMKG masih memantau perkembangan aktivitas gempa bumi dan gempa susulan serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memantau informasi resmi terkait perkembangan gempa hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.