TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan bakal menghadapi jadwal pertandingan yang semakin padat setelah dipastikan ambil bagian dalam kompetisi League Cup 2026/2027. Kompetisi pendamping yang mempertemukan klub-klub Super League dan Pegadaian Championship tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 3 November 2026 hingga 17 Mei 2027.
League Cup 2026 diikuti 38 klub, terdiri dari 18 tim peserta Super League dan 20 klub Pegadaian Championship 2026/2027. Seluruh peserta kemudian dibagi ke dalam 12 grup pada babak penyisihan, dengan masing-masing grup berisikan tiga klub.
PSMS Medan tergabung di Grup A bersama dua klub yang sudah tidak asing bagi Ayam Kinantan, yakni Persija Jakarta dan Sumsel United.
Pada babak penyisihan grup, PSMS akan bersaing untuk menjadi juara grup agar dapat melanjutkan perjuangan ke babak 12 besar League Cup 2026/2027. Dari babak 12 besar tersebut, tim-tim yang berhasil meraih kemenangan akan melaju ke babak delapan besar.
Sementara itu, Persib Bandung dan Borneo FC mendapatkan keuntungan karena langsung menempati babak delapan besar. Kedua klub tersebut memperoleh tiket otomatis setelah masing-masing berstatus sebagai juara dan runner-up Super League 2025/2026.
Bagi PSMS, pertemuan dengan Persija Jakarta dan Sumsel United di League Cup 2026 juga menjadi kesempatan untuk kembali menghadapi dua tim yang sebelumnya sudah ditemui pada musim 2026/2027.
PSMS sebelumnya bertemu Persija Jakarta pada babak penyisihan Piala Presiden Elite 2026. Dalam pertandingan tersebut, Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 1-4.
Sementara pertemuan dengan Sumsel United terjadi pada pekan pertama Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, PSMS sempat unggul dua gol sebelum akhirnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Dengan demikian, League Cup 2026 menjadi kesempatan bagi PSMS untuk kembali menghadapi kedua tim tersebut dalam kompetisi berbeda.
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, menyambut positif bergulirnya League Cup 2026. Menurutnya, kehadiran kompetisi tersebut memberikan tambahan pertandingan bagi PSMS sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi pemain lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding. "Ya, harusnya ini bagus. Jadi ada pertandingan banyak dan jam bermainnya banyak," ujar Fendi kepada Tribun Medan.
Pada kompetisi League Cup 2026, setiap tim dipastikan hanya diperbolehkan menurunkan maksimal tiga pemain asing dalam pertandingan. Fendi menilai format League Cup juga dapat membuat persaingan antara klub Super League dan Pegadaian Championship menjadi lebih seimbang.
Menurutnya, perbedaan komposisi pemain, khususnya terkait penggunaan pemain asing di kasta tertinggi, menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan antara klub dua kasta tersebut memiliki tantangan tersendiri. "Bagus, harusnya jadi adil. Artinya kita ada kesempatan bersaing dan tidak timpang," katanya.
Fendi menjelaskan, klub-klub Super League memiliki banyak pemain asing yang menjadi bagian penting dalam pertandingan. Sementara klub Pegadaian Championship lebih banyak mengandalkan pemain lokal.
Karena itu, menurutnya, keberadaan League Cup dapat menjadi panggung bagi pemain lokal PSMS untuk berkembang sekaligus membuktikan kemampuan mereka ketika menghadapi tim dari kasta tertinggi. "Kalau Liga 1 itu banyak pemain asingnya, dalam pertandingan saja minimal lima pemain. Jadi mereka fokus pemain asing. Sementara di Liga 2 fokusnya adalah pemain lokal. Dengan adanya League Cup, artinya pemain lokal kita akan lebih bagus. Jadi kita yang lebih bagus," pungaks Fendi.
Baca juga: Manajemen PSMS Siapkan Penghormatan untuk Tumsila
Balas Kekalahan
SELAIN menjadi kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada pemain lokal, Fendi juga melihat pertemuan dengan Persija sebagai peluang bagi PSMS untuk membalas kekalahan pada Piala Presiden Elite 2026. "Kita balas dendam," tegasnya.
Meski demikian, Fendi memastikan keikutsertaan PSMS di League Cup tidak mengubah target utama klub pada musim ini.
Ayam Kinantan tetap memprioritaskan perjuangan di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan target menjadi juara sekaligus mengamankan tiket promosi ke Super League. "Visi misi kita tetap juara Liga 2 dulu. Di League Cup lolos grup, jangan sampai jadi juru kunci. Fokus tetap juara Liga 2 dan promosi," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.