TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertamina Patra Niaga mengoperasikan beberapa SPBU di Sulawesi Utara 24 jam untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat.
Dua di antara SPBU yang beroperasi 24 jam, yakni SPBU COCO di Jalan Pierre Tendean (Boulevard) dan SPBU Paal Dua Manado di Jalan R.E. Martadinata (Simpang Tiga arah Terminal Paal Dua).
SPBU COCO yang berada di wilayah Wenang Selatan, Kecamatan Wenang ke SPBU Paal Dua di Dendengan, Kecamatan Paal Dua, berjarak sekitar 2,95 kilometer dengan waktu tempuh 10 menit berkendara lewat rute Jalan Piere Tendean arah Jalan R.E. Martadinata.
Sebelumnya, dua stasiun ini beroperasi normal hingga pukul 22.00 atau jam sepuluh malam.
Pengoperasian nonstop ini mulai berlaku per Rabu 15 Oktober.
Hal ini menyusul meningkatnya peningkatan permintaan masyarakat terhadap BBM, terutama jenis Pertalite.
"Kami berkomitmen melayani masyarakat, menyalurkan BBM sesuai ketentuan," kata Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto.
Sebelumnya, Pemprov Sulawesi Utara meminta Pertamina melayani pembelian BBM masyarakat dengan mengoperasikan SPBU tertentu 24 jam.
Pantauan Tribun Manado, malam ini, antrean kendaraan masih tersaji di SPBU COCO Manado jelang pergantian hari.
Panjang antrean baik mobil maupun motor lebih dari 50 meter.
Antrean dari SPBU COCO memanjang hingga depan Mega Trade Center (MTC).
Meskipun demikian, kepadatan dan panjang antrean tak seperti yang terjadi di pagi hingga petang.
Di mana antrean mobil menjadi tiga lajur. Begitu pun sepeda motor.
Alom, salah seorang pemilik kendaraan yang rela jam tidurnya berkurang demi antre Pertalite.
"Motor saya tinggal dua bar, takutnya besok tugas keluar dari Manado, sulit cari bensin," kata karyawan swasta ini.
Terkait itu, Pertamina Patra Niaga memperkuat suplai BBM melalui Integrated Terminal (IT) Bitung dengan kedatangan kapal MT Naura yang membawa kargo Pertalite sebanyak 3.000 kiloliter (KL).
Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengatakan, tambahan pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan stok untuk mendukung kelancaran distribusi BBM di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado dan sekitarnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus meningkatkan koordinasi intensif dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait dalam melakukan monitoring dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.
Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan, mencegah potensi penyalahgunaan serta menjaga agar BBM subsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Ia menyampaikan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam merespons kondisi antrean sekaligus menjaga keandalan layanan energi bagi masyarakat.
"Kami memahami bahwa antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penguatan stok di SPBU, optimalisasi distribusi, hingga penempatan marshal untuk membantu kelancaran pelayanan," kata Lilik.
Dengan adanya tambahan pasokan Pertalite sebanyak 3.000 KL melalui IT Bitung, Pertamina Patra Niaga berharap ketahanan stok semakin kuat dan kondisi pelayanan di SPBU dapat berangsur membaik.
Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran distribusi BBM dengan melakukan pembelian secara bijak dan sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan maupun pengisian berulang yang tidak sesuai peruntukan, sehingga ketersediaan BBM dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh konsumen.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina terus berupaya menjaga kelancaran pasokan dan pelayanan di SPBU," ujarnya.
Dikatakan, dukungan masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak, tertib saat mengantre, serta tidak melakukan pembelian berlebihan sangat membantu mempercepat pemulihan kondisi pelayanan.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyaluran BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran," tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan kondisi di lapangan.
Termasuk melakukan penyesuaian pola distribusi dan penguatan pasokan apabila diperlukan. (ndo)
Baca juga: Pertamina Pastikan Tambah Pertalite 5 Ribu Kiloliter Atasi Antrean Panjang BBM di Manado
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.