TRIBUNJAMBI.COM - Chelsea akan bertandang ke markas Everton pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (17/10/2026) pukul 18.30 WIB.
Pertandingan Everton vs Chelsea dijadwalkan berlangsung di Stadion Hill Dickinson, Liverpool. Duel ini menjadi ujian bagi Chelsea untuk mempertahankan ketajaman lini serang, sementara Everton berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.
Chelsea datang dengan modal kemenangan telak 5-1 atas Bournemouth. Sebaliknya, Everton baru bermain imbang 2-2 saat menghadapi Hull City.
Meski Chelsea memiliki produktivitas gol yang lebih tinggi dalam enam pertandingan terakhir, Everton punya catatan cukup baik saat bermain di kandang. The Toffees tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan liga kandang terakhir.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat, dengan Chelsea berusaha memaksimalkan kualitas serangan untuk membawa pulang tiga poin.
Everton memasuki pertandingan ini setelah bermain imbang 2-2 melawan Hull City di Liga Primer Inggris.
Dalam pertandingan tersebut, Everton menguasai 63 persen bola dan melepaskan 14 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Kiernan Dewsbury-Hall mencetak gol pada menit ke-55, sedangkan Thierno Barry menambah gol pada menit ke-68.
Namun, Hull City mampu memberikan perlawanan. Joe Gelhardt mencetak gol pada menit ke-48, disusul Mohamed Belloumi pada menit ke-74 untuk memastikan pertandingan berakhir imbang.
Di bawah asuhan David Moyes, Everton mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan terakhir dan kebobolan lima gol.
Catatan tersebut menunjukkan pertahanan Everton cukup solid, meskipun mereka masih perlu meningkatkan efektivitas untuk mengubah peluang menjadi kemenangan.
Bermain di Stadion Hill Dickinson menjadi modal penting bagi Everton. Mereka tercatat tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan liga kandang terakhir.
Everton perlu menjaga organisasi pertahanan sekaligus memaksimalkan peluang jika ingin meredam agresivitas Chelsea.
Chelsea membawa kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Bournemouth dengan skor 5-1 pada pertandingan sebelumnya.
Dalam laga tersebut, Chelsea mencatatkan 50 persen penguasaan bola dan melepaskan 10 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.
Jordan Henderson mencetak dua gol pada menit ke-2 dan ke-70. Morgan Rogers menambah gol pada menit ke-3, sedangkan Pedro mencetak dua gol pada menit ke-46 dan ke-67.
Bournemouth hanya mampu membalas melalui Evanilson pada menit ke-51.
Produktivitas lini depan Chelsea menjadi salah satu kekuatan utama menjelang lawatan ke markas Everton. Dalam enam pertandingan terakhir, The Blues mencetak total 18 gol atau rata-rata tiga gol per pertandingan.
Meski demikian, Chelsea masih memiliki pekerjaan rumah saat bermain tandang. Mereka belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan liga tandang terakhir.
Selain itu, Chelsea juga tidak berhasil mengalahkan Everton dalam tiga kunjungan liga sebelumnya ke markas The Toffees.
Catatan tersebut menjadi tantangan bagi Chelsea untuk membuktikan konsistensi permainan, terutama ketika menghadapi lawan yang cukup tangguh di kandang sendiri.
Berdasarkan enam pertemuan terakhir sejak 10 Desember 2023, persaingan Everton dan Chelsea berlangsung relatif ketat.
Everton meraih dua kemenangan, sedangkan Chelsea mencatat tiga kemenangan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Dalam enam pertemuan tersebut, kedua tim menghasilkan total 14 gol. Everton mencetak lima gol, sementara Chelsea membukukan sembilan gol. Rata-rata tercipta 2,33 gol per pertandingan.
Namun, pada pertemuan terakhir di Liga Primer Inggris, 21 Maret 2026, Everton berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor telak 3-0.
Dalam pertandingan itu, Everton hanya mencatatkan 36 persen penguasaan bola, tetapi mampu melepaskan 10 tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran.
Beto menjadi bintang kemenangan Everton dengan dua gol pada menit ke-33 dan ke-62. Iliman Ndiaye kemudian menambah gol pada menit ke-76.
Sementara itu, Chelsea mencatatkan 12 tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran, tetapi gagal mencetak gol.
Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu menjamin kemenangan. Everton mampu memanfaatkan peluang secara efektif ketika kedua tim terakhir bertemu.
Everton (4-2-3-1): Jordan Pickford; A. Maitland-Niles, James Tarkowski, Michael Keane, Jarrad Branthwaite; James Garner, Harrison Armstrong; Brennan Johnson, Kiernan Dewsbury-Hall, Jack Grealish; Thierno Barry.
Chelsea (3-4-2-1): Emiliano Martinez; Josh Acheampong, Maxence Lacroix, Levi Colwill; Pedro Neto, Moises Caicedo, Jordan Henderson, Pep Chavarria; Cole Palmer, Morgan Rogers; Joao Pedro.
Everton diperkirakan akan mengandalkan pertahanan yang disiplin dan mencoba memanfaatkan peluang melalui serangan balik.
Sementara itu, Chelsea berpotensi mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan produktivitas lini depan yang sedang meningkat.
Keunggulan Chelsea dalam jumlah gol selama enam pertandingan terakhir menjadi modal penting. Namun, rekor kandang Everton dan hasil pertemuan sebelumnya menunjukkan bahwa tim tuan rumah tidak bisa dipandang sebelah mata.
Jika Chelsea mampu menjaga efektivitas serangan sekaligus menghindari kesalahan di lini belakang, tim tamu berpeluang meraih kemenangan tipis.
Chelsea diprediksi membawa pulang tiga poin dari Stadion Hill Dickinson melalui pertandingan yang ketat. Everton tetap berpeluang memberikan kejutan jika mampu memaksimalkan peluang di depan gawang.
Prediksi Skor: Everton vs Chelsea: 0-1.
Kompetisi: Liga Primer Inggris
Pertandingan: Everton vs Chelsea
Hari/tanggal: Sabtu, 17 Oktober 2026
Kick-off: 18.30 WIB
Stadion: Hill Dickinson, Liverpool
Baca juga: Prediksi Skor Valencia vs Bilbao, Head to Head Statistik Liga Spanyol
Baca juga: Prediksi Skor Villarreal vs Elche CF, Head to Head Statistik Liga Spanyol
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.