TRIBUNNEWS.COM - Atalanta menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas klub kiper Timnas Indonesia, Marteen Paes, Ajax pada lanjutan fase liga UEFA Conference League 2026/2027.

Pelatih Atalanta, Maurizio Sarri, harus memutar otak untuk menyusun lini pertahanan setelah delapan pemain dipastikan absen menjelang pertandingan di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Jumat (23/10/2026)pukul 02.00 WIB.

Sorotan utama tertuju pada sektor belakang yang kehilangan sejumlah pemain penting, yakni Isak Hien, Odilon Kossounou, Sead Kolasinac, dan Giorgio Scalvini.

Situasi tersebut membuat Sarri mempertimbangkan opsi tidak biasa dengan menempatkan Davide Zappacosta, yang berposisi sebagai bek sayap, di jantung pertahanan.

Dikutip dari ANSA, Sarri mengakui pengalaman Zappacosta bisa menjadi pertimbangan untuk mengisi posisi tersebut.

"Pengalaman membantu, tetapi tidak memberikan tambahan tinggi badan dan dampak fisik," kata Sarri, merujuk pada tantangan yang harus dihadapi timnya.

Ia menilai Zappacosta memiliki kualitas pergerakan dan pengalaman yang dapat mendukung kebutuhan tim, meskipun sang pemain bukan bek tengah.

"Kita lihat nanti," ujar Sarri mengenai kemungkinan tersebut.

Empat Pemain Bertahan Absen, Atalanta Kehilangan Banyak Opsi

Masalah Atalanta semakin terlihat setelah kekalahan 2-3 dari AC Milan pada pertandingan Serie A akhir pekan lalu.

Dalam laga tersebut, Sead Kolasinac harus meninggalkan lapangan lebih awal karena cedera.

Ia menyusul Giorgio Scalvini, Isak Hien, dan Odilon Kossounou yang sudah lebih dahulu mengalami masalah kebugaran.

Menurut laporan media Belanda Voetbal International, kondisi itu bahkan memaksa Sarri memberikan kesempatan kepada bek muda Relja Obric untuk menjalani debutnya di Serie A.

Obric menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan ketika Atalanta harus menyiasati terbatasnya pemain bertahan yang tersedia.

Namun, menghadapi Ajax di Amsterdam tentu bukan tugas mudah.

Sarri harus memastikan pemain yang diturunkan mampu menjaga organisasi pertahanan, terutama ketika menghadapi serangan dengan kualitas teknik tinggi.

Selain empat pemain belakang tersebut, Atalanta juga tidak dapat mengandalkan Franck Kessie, Giacomo Raspadori, Kamaldeen Sulemana, dan Thomas Pompei.

Total delapan pemain absen membuat pilihan Sarri semakin terbatas untuk pertandingan yang berpotensi memengaruhi perjalanan Atalanta di kompetisi Eropa.

Sarri Waspadai Kualitas Teknik Ajax

Sarri tidak menutup mata terhadap kualitas lawan yang akan dihadapi timnya.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, ia menilai Ajax memiliki kemampuan teknik yang sangat tinggi dan menuntut Atalanta tampil sepadan dengan atmosfer pertandingan besar.

"Melihat atmosfer dan lawan yang dihadapi, kami harus bermain dengan baik. Jika tidak, kami akan menghadapi masalah," ujar Sarri, dikutip dari ANSA.

Pelatih asal Italia itu juga menyoroti inkonsistensi permainan timnya. Menurut dia, Atalanta terkadang mampu menunjukkan kualitas permainan yang baik, tetapi belum bisa mempertahankannya sepanjang pertandingan.

"Kami biasanya memiliki 30 sampai 40 menit dengan kualitas permainan yang sangat baik. Momen-momen tersebut memberikan gambaran tentang fondasi yang bisa kami kembangkan," katanya.

Sarri mengakui bahwa membangun siklus baru membutuhkan waktu dan tidak bisa diselesaikan hanya dalam dua atau tiga bulan.

Di sisi lain, Ajax datang dengan modal kemenangan 5-2 atas Groningen.

Hasil tersebut menjadi respons positif setelah mereka kalah 1-2 dari Hajduk Split pada pertandingan sebelumnya di Conference League.

Meski Ajax juga kehilangan sejumlah pemain, termasuk Daley Blind dan Steven Berghuis, tuan rumah tetap memiliki kesempatan memanfaatkan kondisi pertahanan Atalanta yang belum ideal.

Media Inggris Sports Mole bahkan memprediksi Ajax dapat mengamankan kemenangan 2-1. Prediksi itu didasarkan pada momentum positif Ajax dan persoalan kebugaran yang membayangi tim tamu.

Maarten Paes Masih Dibayangi Marc-Andre ter Stegen

Pertandingan ini juga menarik perhatian publik Indonesia karena peluang kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, untuk mendapatkan kesempatan bermain bersama Ajax.

Namun, berdasarkan prediksi susunan pemain yang dipublikasikan Goal Internasional menjelang pertandingan, Marc-Andre ter Stegen masih menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax.

Paes tercantum dalam daftar pemain cadangan pada data skuad yang dihimpun FotMob.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peluangnya menjadi starter belum cukup kuat berdasarkan informasi prapertandingan yang tersedia.

Krisis pertahanan yang dialami Atalanta juga tidak serta-merta mengubah persaingan di posisi penjaga gawang Ajax.

Keputusan memainkan Paes tetap bergantung pada strategi pelatih Míchel Sanchez dan kondisi tim menjelang pertandingan.

(Tribunnws.com/Sina)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.