Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO -Suasana di bangunan yang diduga menjadi lokasi produksi obat-obatan ilegal di Jalan Indronoto No. 12, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, masih sepi setelah digerebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Rabu (21/10/2026).

Pantauan TribunSolo.com di lokasi pada Rabu malam, bangunan yang cukup luas itu tampak minim penerangan.

Garis polisi masih terpasang di sepanjang pagar besi berwarna biru yang mengelilingi bangunan tersebut.

Salah satu petugas keamanan pabrik yang berjarak sekitar 25 meter dari lokasi, Bobi (40), mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan bangunan tersebut dipasangi garis polisi.

Namun, ia menyebut garis polisi baru terpasang beberapa hari terakhir.

"Baru tiga sampai 4 harian ada garis polisi, tapi enggak tahu kejadiannya apa," ungkap Bobi saat ditemui TribunSolo.com.

Bobi mengatakan, bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai pabrik garmen.

Namun, setelah mengalami renovasi, ia tidak mengetahui secara pasti peruntukan bangunan tersebut.

"Kalau dulu sebelumnya garmen, tapi setelah direnovasi sudah enggak tahu dipakai apa," lanjutnya.

GARIS POLISI - Sebuah pabrik yang beralamat di jalan Indronoto Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo diberi garis polisi, Rabu (21/10/2026). Pabrik tersebut diduga menjadi lokasi produksi obat-obatan terlarang.
GARIS POLISI - Sebuah pabrik yang beralamat di jalan Indronoto Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo diberi garis polisi, Rabu (21/10/2026). Pabrik tersebut diduga menjadi lokasi produksi obat-obatan terlarang. (Tribun Solo/Andreas Chris Febrianto)

Produksi Obat dengan Nilai Miliaran per Hari

Bangunan tersebut diduga menjadi salah satu lokasi produksi obat-obatan ilegal berupa tramadol dan trihexyphenidyl yang digerebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Lokasi itu disebut sebagai satu dari dua pabrik di Kabupaten Sukoharjo yang diduga mampu memproduksi 492 juta butir obat terlarang dengan omzet mencapai miliaran rupiah per hari. 

Baca juga: Detik-detik Truk Trailer Patah As di Depan Gudang Semen Boyolali, Jalan Semarang-Solo Terdampak!

Suasana yang sama juga terlihat di kawasan pabrik yang berada di Trangsan, Gatak, Sukoharjo. Pabrik di lokasi tersebut berada cukup jauh dari jalan raya. 

Tak ada aktivitas yang terlihat dari bangunan pabrik tersebut.

Diketahui bangunan tersebut disewa, warga sekitar menyebut penyewa belum ada satu tahun di lokasi tersebut. 

"Belum ada satu tahun," kata seorang warga, Nugroho, Rabu (21/10/2026). (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.