TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW – Penyelenggaran BRICS+ Fashion Summit dinilai efektif untuk mengangkat nilai tawar negara-negara anggota terhadap dominasi Eropa. 

Event yang digelar di Moskow ini secara tidak langsung mengatakan kepada Eropa bahwa negara-negara yang tergabung ke dalam BRICS+ bukan sekedar pasar bagi produk mereka. 

Penegasan ini disampaikan oleh Antonio Alizzi, profesor di Rome Business School (Italia). 

“BRICS+ Fashion Summit benar-benar membawa Global South ke garis depan. Potensi kreativitas yang kompetitif, identitas budaya, dan kemampuan manufakturnya membuat Eropa sadar bahwa negara-negara BRICS+ memiliki  kontributor aktif untuk terbentuknya hubungan yang lebih seimbang antara pasar."

"Fakta lain menyebutkan bahwa penyelenggaran BRICS+ Fashion Summit telah mempertemukan para ahli dari Rusia dan lebih dari 60 negara lain, termasuk Belarus, Kazakhstan, Brazil, China, Meksiko, India, Malaysia, dan lainnya."

Selama empat musim, BRICS+ Fashion Summit telah menyatukan peserta dari lebih dari 100 negara — setengah dari negara-negara di dunia.

Baca juga: BRICKS+ Fashion Summit dan Moskow Fashion Week Dorong Brand Lokal Bersaing dengan Brand Global Dunia

Setiap tahun, peserta forum membahas isu-isu kunci yang membentuk industri.

Tahun ini, fokus utamanya adalah bagaimana transformasi ekonomi, sosial, dan teknologi global memengaruhi industri fashion.

Event besar ini juga secara efektif mempromosikan brand Rusia di pasar internasional.

Tak terkecuali, manfaat ini juga diperoleh negara-negara yang tergabung dan berpartisipasi aktif di dalamya. 

Sumber terpercaya menyebut, hingga penyelenggaraan terakhir, BRICS+ Fashion Summit dan Moskow Fashion Week telah mempertemukan ribuan desainer, mencatatkan 70 perjanjian kerjasama dan investasi lebih dari 400 juta Rubel. 

(Tribun Jateng/Ibnu Taufik Juwariyanto)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.