TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar mempercepat pengerjaan Sistem Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan pusat kota.
Sebanyak 13 ruas jalan yang masih tersisa ditargetkan rampung pada 16 Desember 2026, sebelum pelaksanaan Denpasar Festival (Denfes).
Direktur Operasional Perumda BPS Kota Denpasar, Cokorda Gede Pramaitha, mengatakan percepatan pengerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah proyek penataan kota, termasuk di Jalan Hasanuddin, Jalan Thamrin, dan Jalan Gajah Mada.
"Target kami, 13 ruas jalan ini bisa selesai sebelum Denpasar Festival," ujarnya.
Baca juga: Bali Tolak Impor Listrik Kabel Bawah Laut, Koster Targetkan Pembangkit Gas 1.550 MW Rampung 2031
Dalam pelaksanaannya, Perumda BPS juga berkoordinasi terkait perizinan, terutama untuk ruas jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Bali.
Dua di antaranya adalah Jalan Hasanuddin dan Jalan Thamrin.
Permohonan izin telah diajukan agar pekerjaan SJUT di ruas-ruas tersebut dapat berjalan sesuai rencana, tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.
Untuk menjaga kondisi trotoar yang telah tertata, Perumda BPS menerapkan metode pengeboran rojok di lokasi yang tidak memungkinkan dilakukan pembongkaran secara menyeluruh.
"Di lokasi yang tidak memungkinkan pembongkaran total, kami menggunakan metode rojok," jelasnya.
Melalui metode tersebut, pemasangan jaringan pipa berbahan high-density polyethylene (HDPE) untuk jalur utama atau backbone dilakukan pada kedalaman sekitar dua meter di bawah saluran drainase.
Metode ini diharapkan dapat meminimalkan pembongkaran serta mengurangi gangguan terhadap trotoar yang sudah tertata dengan baik.
Selain mempercepat pekerjaan fisik, Perumda BPS juga menyiapkan kapasitas jaringan untuk mengakomodasi kebutuhan operator telekomunikasi.
Di kawasan pusat kota, disiapkan maksimal 15 polongan atau jalur utilitas.
Berdasarkan perhitungan teknis dan teknologi yang digunakan saat ini, kapasitas tersebut dinilai cukup untuk mengakomodasi sekitar 18 operator yang telah mendaftar.
"Dari sisi kapasitas, 15 polongan ini dinilai cukup untuk mengakomodasi operator yang mendaftar," katanya.
Penyelesaian SJUT di 13 ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan jaringan utilitas di pusat Kota Denpasar.
Pengerjaan dikebut agar tidak berbenturan dengan proyek penataan kawasan lain maupun persiapan Denpasar Festival. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.