TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Musisi asal Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jesica Yap, kembali menorehkan prestasi di kancah musik internasional.

Komposer, pianis, sekaligus penyanyi dan penulis lagu yang kini berkarier di Los Angeles, Amerika Serikat, itu meraih penghargaan Best of North America kategori R&B dalam ajang InterContinental Music Awards (ICMA) 2026.

Baca juga: Aroma Kenangan Musisi Lawas, Mata Air Band Reuni Lewat Single Perfume

Penghargaan tersebut diraih melalui lagu orisinalnya berjudul You Are Beautiful. Kemenangan Jesica diumumkan pada 23 Agustus 2026.

Tak hanya itu, Jesica juga masuk sebagai finalis kategori Pop melalui lagu Holding Strong. Pencapaian tersebut menunjukkan kiprahnya dalam mengeksplorasi beragam genre musik, mulai dari R&B hingga pop.

InterContinental Music Awards merupakan ajang penghargaan musik internasional yang berbasis di Los Angeles. Pada penyelenggaraan 2026, kompetisi ini melibatkan musisi dari lebih dari 100 negara dan wilayah.

Bagi Jesica, penghargaan tersebut menjadi salah satu pencapaian dalam perjalanan kariernya sebagai musisi independen yang terus mengembangkan karya orisinal di Amerika Serikat.

Kecintaan Jesica Yap terhadap musik telah tumbuh sejak kecil. Perempuan asal Pematangsiantar itu mulai belajar piano klasik ketika berusia enam tahun.

Baca juga: Soroti Kinerja WAMI, Ahmad Dhani: Pantas Nasib Komposer Hancur

Ketertarikannya pada musik kemudian membawanya melanjutkan pendidikan ke Berklee College of Music, Amerika Serikat. Di sana, Jesica mendalami bidang Film Scoring, yakni komposisi musik untuk film dan media visual.

Pendidikan tersebut memperkuat pemahamannya tentang melodi, harmoni, serta penggunaan musik untuk membangun suasana dan menyampaikan emosi.

Berbekal latar belakang musik klasik dan komposisi untuk media visual, Jesica kemudian mengembangkan karier sebagai komposer dan musisi independen di Los Angeles.

Dalam karya-karyanya, ia memadukan berbagai pengaruh musikal, termasuk musik klasik, instrumental kontemporer, R&B, soul, dan pop.

Perjalanan dari Pematangsiantar menuju industri musik Amerika Serikat juga mempertemukannya dengan beragam latar belakang budaya dan pengalaman bermusik.

Jesica menilai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk identitas musikalnya.

"Saya berasal dari Pematangsiantar, Sumatera Utara, dan musik membawa saya belajar serta bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Saya percaya pengalaman hidup setiap musisi dapat membentuk cara mereka bercerita melalui musik," ungkap Jesica dalam keterangan dikutip, Selasa (27/10/2026).

Di balik penghargaan yang diraihnya, Jesica menyampaikan pesan personal melalui lagu You Are Beautiful.

Lagu tersebut mengangkat tema penerimaan diri dan mengingatkan pendengar bahwa setiap individu memiliki nilai serta keunikan masing-masing.

"Saya menulis You Are Beautiful sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki nilai dan keindahannya sendiri. Saya bersyukur pesan lagu ini mendapat apresiasi, dan berharap musik saya bisa terhubung dengan pendengar dari berbagai latar belakang," ujarnya.

Sementara itu, lagu Holding Strong mengangkat tema ketahanan, harapan, dan keberanian untuk terus melangkah ketika menghadapi tantangan hidup.

Kedua karya tersebut memperlihatkan sisi Jesica sebagai penulis lagu yang tidak hanya mengeksplorasi gaya musikal, tetapi juga berusaha menyampaikan pesan melalui karya-karyanya.

Jadi Voting Member Grammy Awards

Selain prestasinya di InterContinental Music Awards 2026, Jesica juga tercatat sebagai anggota dengan hak suara atau Voting Member di Recording Academy, organisasi profesional industri musik Amerika Serikat yang menyelenggarakan Grammy Awards.

Keanggotaan tersebut memungkinkan Jesica berpartisipasi dalam proses pemungutan suara untuk menentukan nominasi dan pemenang Grammy Awards, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Recording Academy.

Di luar aktivitasnya menciptakan musik, Jesica juga menekuni bidang pendidikan dengan mengelola Jesica Yap Music Academy di Los Angeles.

Melalui akademi tersebut, ia membimbing siswa dalam mempelajari teknik piano, teori musik, interpretasi musikal, hingga persiapan menghadapi kompetisi dan pertunjukan.

Pengajaran yang diberikan tidak hanya berfokus pada kemampuan memainkan alat musik, tetapi juga kedisiplinan, pemahaman musikal, dan pengembangan ekspresi artistik.

Sejumlah siswa bimbingannya telah mendapat kesempatan tampil di berbagai panggung dan institusi seni, termasuk Carnegie Hall di New York, Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Cantor Arts Center di Stanford University, Memorial Church di Harvard University, serta Musikverein di Wina, Austria.

Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upayanya membagikan pengalaman bermusik sekaligus membantu generasi muda mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri di atas panggung.

Rilis Karya Instrumental What the Mind Keeps

Di tengah kesibukannya mengajar, Jesica tetap aktif menciptakan karya musik.

Pada 19 Agustus 2026, ia merilis komposisi instrumental berjudul What the Mind Keeps.

Karya tersebut memadukan permainan piano dengan tekstur musik kontemporer, elemen minimalisme, serta sentuhan neo-soul, jazz, dan R&B.

Dalam proses produksinya, Jesica terlibat sebagai komposer, pengaransemen, produser, sekaligus pianis. Ia berkolaborasi dengan drummer Jeremy Miller dari Ohio, Amerika Serikat, dan mixing engineer Julian Chan dari Coventry, Inggris.

Berbeda dari lagu-lagu yang mengandalkan lirik, What the Mind Keeps menyampaikan ekspresi melalui melodi, harmoni, dan karakter bunyi.

Komposisi ini sekaligus memperlihatkan eksplorasi musikal Jesica yang terbentuk dari perpaduan pendidikan musik klasik, pengalaman menggarap musik untuk media visual, dan ketertarikannya terhadap berbagai genre.

Perjalanan Jesica Yap dari Pematangsiantar ke Los Angeles memperlihatkan kiprahnya dalam beberapa bidang sekaligus, mulai dari penciptaan musik, kolaborasi internasional, hingga pendidikan.

Penghargaan ICMA 2026 melalui lagu You Are Beautiful menambah catatan prestasinya di industri musik internasional. Sementara itu, karya-karya terbarunya menunjukkan bahwa ia masih terus mengembangkan eksplorasi musikal di luar genre yang telah membawanya meraih penghargaan.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.