Grid.ID - Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kronologi remaja tewas usai selamatkan keluarga dari lalapan Si Jago Merah. Ia ditemukan meninggal dunia terjebak di rumahnya.

Kejadian nahas ini terjadi di rumah korban, IRZ (16) di Jalan Sidotopo Kidul, Kelurahan/Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Kejadian ini mengejutkan banyak orang.

Kronologi remaja tewas usai selamatkan keluarga ini menjadi perbincangan publik. Dikutip dari SURYA.co.id pada Selasa (27/10/2026), diketahui kebakaran itu terjadi pada Minggu (25/10/2026) lalu.

Kejadian kebakaran itu terjadi pada malam hari ketika semua anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan ketiga adiknya tertidur. IRZ adalah orang pertama yang mengetahui kebakaran tersebut terjadi.

Ia kemudian membangunkan ayahnya dan ibunya. Ia juga naik ke lantai dua untuk membangunkan ketiga adiknya.

Akan tetapi, saat akan menyelamatkan diri, kobaran api di lantai dasar sudah membesar. Hal itu membuat keluarga korban tak memiliki pilihan lain selain naik ke lantai 2.

Mereka kemudian melompat dari balkon rumah setinggi 4 meter. Sayangnya, IRZ justru tertinggal di dalam rumah ketika seluruh keluarganya menyelamatkan diri.

Jenazah korban ditemukan di lantai dua usai api berhasil dipadamkan. Ia diduga meninggal dunia karena menghirup gas karbon monoksida.

Tante korban, yakni Kolifah juga mengungkap kronologi remaja tewas usai selamatkan keluarga ini. Ia menyebut sang keponakan berupaya menyelamatkan keluarganya terlebih dahulu.

"Dia udah bangun duluan," ujarnya.

"Waktunya masih tidur semua. Adik-adiknya dibangunin semua. Abah dan uminya. Dia menyelamatkan keluarganya. Tapi dia yang tertinggal di lantai 2," sambung dia.

Sedangkan, dikutip dari Tribunnews pada Selasa (27/10/2026), tante korban juga mengungkap bahwa adik-adik korban sempat dilempar dari atas lantai 2 demi selamat dari api. Nahasnya, korbanlah yang justru tertinggal.

"Lompat semua, adiknya dilempar dari atas. Dia yang tertinggal," lanjutnya.

Bahkan, di lokasi ditemukannya korban, terdapat sebuah ponsel yang masih dalam keadaan retak. Namun, senter ponsel itu masih menyala ketika ditemukan.

Hal ini menjadi bukti bahwa IRZ berupaya menyelamatkan seluruh anggota keluarganya. Kolifah menyebut bahwa korban ditemukan di depan pintu rumah.

"Dia bangunin pakai HP, HP-nya sudah rusak tapi senternya masih hidup," jelasnya.

"(Dia) ditemukan di depan pintu mau menyelamatkan diri," terangnya.

Akibat dari kronologi remaja tewas usai selamatkan keluarga ini, tak ada luka bakar yang ditemukan di tubuh korban. Namun, terdapat darah yang keluar dari hidung dan telinga korban.

Kepala Bidang Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Muhammad Rokim mengungkap bahwa api pertama kali muncul dari lantai satu rumah korban. Lokasi tersebut merupakan tempat penyimpanan besi tua dan material rongsokan.

Api cepat menyebar lantaran banyak material yang mudah terbakar. Pihaknya mengerahkan 9 armada pemadam kebakaran menuju lokasi.

"Berkat respons cepat dan kerja keras petugas di lapangan, kobaran api utama berhasil dijinakkan dalam waktu singkat," ujarnya.

Ia juga mengungkap lokasi penemuan korban. Dirinya menyebut bahwa korban sudah berada di pintu teras lantai dua.

"Korban meninggal dunia ditemukan di lantai dua, tepatnya di depan pintu teras," sambungnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.