Kegiatan 3
Judul :
Membaca dan Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Prosedur
Tujuan Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan dari teks prosedur.
Bacalah teks berikut dengan saksama. Cobalah identifikasi informasi apa saja yang ada di dalamnya.
Proses Kerja PDAM dalam Menjernihkan Air
PDAM merupakan salah satu perusahaan daerah yang ada di seluruh tanah air. Perusahaan ini bertugas melayani dan menyuplai air bersih kepada masyarakat.
Keberadaan perusahaan ini amat dibutuhkan karena adanya keterbatasan air bersih di kalangan masyarakat. Tentu saja air yang disuplai oleh PDAM harus memenuhi unsur kelayakan dan kesehatan untuk dikonsumsi. Lalu, bagaimana proses kerja PDAM dalam mengubah air baku menjadi air bersih siap pakai?
Proses kerja pengolahan air di PDAM membutuhkan beberapa sarana dan bahan material. Sarana pengolahan air dalam PDAM adalah berupa bak-bak penampungan air dan beberapa peralatan mesin lainnya. Adapun bahan materialnya tentu air baku dan beberapa zat kimia.
Proses kerja pengolahan air di PDAM membutuhkan beberapa sarana dan bahan material. Sarana pengolahan air dalam PDAM adalah berupa bak-bak penampungan air dan beberapa peralatan mesin lainnya. Adapun bahan materialnya tentu air baku dan beberapa zat kimia.
Dalam rangka memperoleh air bersih yang layak dilonsumsi, air diolah sesuai standar. PDAM menerapkan delapan langkah penjernihan sebagai standar pengolahan.
Baca juga: Rangkuman Materi Pelajaran BAB 10 PJOK Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Aktivitas Senam Lantai
1. Pengambilan air baku
Air baku yang berasal dari sungai atau sumber lain dialirkan ke sebuah bangunan dengan alat penyedot.
2. Penyaringan dan Pengendapan
Setelah disedot, air baku didiamkan dalam kolam-kolam penampungan. Kemudian disaring agar berbagai kotoran yang terbawa dari sungai tidak ikut.
3. Penggumpalan
Proses penggumpalan ini dilakukan dengan menambah zat kimia berupa tawas dalam kolam penampungan. Hal ini dilakukan agar bakteri, lumpur, dan zat lainnya menggumpal. Setelah menggumpal air akan mudah dipisahkan.
5. Pengendapan
Proses pengendapan dilakukan dengan membiarkan air dalam beberapa waktu. Kotoran yang menggumpal akan mengendap sehingga air akan lebih jernih.
7. Penetralan
Indikator kualitas air ditentukan oleh kadar pH. Ambang batas kualitas air berkisar 7. Jika pH terlalu tinggi, air menjadi basa dan jika pH rendah, air menjadi asam. Untuk itu perlu dilakukan penetralan.
8. Mematikan bakteri patogen
Air pada umumnyamengandung bakteri patogen, yakni bakteriyang menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, bakteri tersebut harus dimatikan terlebih dahulu agar air aman untuk dikonsumsi.
Kedelapan tahapan tersebut merupakan standar yang diterapkan oleh PDAM di seluruh tanah air. Penerapan standar pengolahan tersebut bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
Kedelapan tahapan tersebut merupakan standar yang diterapkan oleh PDAM di seluruh tanah air. Penerapan standar pengolahan tersebut bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
Setelah membaca teks tersebut, galilah informasi di dalamnya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Mengapa pengelolaan air di PDAM memerlukan proses yang panjang?
2. Apa fungsi tawas dalam proses pengolahan air di PDAM?
3. Tahapan mana saja proses pengolahan air minum yang dilakukan secara kimiawi?
4. Mengapa air di PDAM perlu melalui proses penetralan dalam pengolahannya?
5. Bagaimana dampak yang akan terjadi jika pH air terlalu tinggi?
6. Tahap apakah yang paling menentukan air PDAM sehat untuk dikonsumsi?
7. Jelaskan perbedaan tujuan penyaringan yang pertama dan kedua dalam pengolahan air di PDAM.
Jawaban:
1. Karena air yang disuplai oleh PDAM harus memenuhi unsur kelayakan dan kesehatan untuk dikonsumsi, sehingga perlu melalui beberapa tahapan pengolahan.
2. Tawas berfungsi untuk membantu menggumpalkan bakteri, lumpur, dan zat lainnya sehingga kotoran tersebut mudah dipisahkan dari air.
3. Tahapan penggumpalan, pembentukan flok, penetralan, dan mematikan bakteri patogen.
4. Karena indikator kualitas air ditentukan oleh kadar pH. Jika pH terlalu tinggi, air menjadi basa, sedangkan jika pH terlalu rendah, air menjadi asam. Oleh karena itu, perlu dilakukan penetralan agar pH air sesuai dengan standar kualitas.
5. Jika pH air terlalu tinggi, air akan menjadi basa sehingga kualitasnya tidak sesuai dengan standar pH yang diharapkan.
6. Tahap mematikan bakteri patogen karena bakteri tersebut dapat menyebabkan berbagai penyakit sehingga harus dimatikan agar air aman untuk dikonsumsi.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.