Materi ini membahas pengertian senam lantai, jenis-jenis gerakan dasar, teknik pelaksanaan, serta pentingnya menjaga keselamatan selama berlatih.

Rangkuman ini dapat digunakan sebagai bahan belajar siswa untuk memahami materi senam lantai dan mempersiapkan diri menghadapi penilaian PJOK.

Baca juga: Rangkuman Materi BAB 9 PJOK Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Aktivitas Kebugaran Jasmani

RANGKUMAN MATERI

A. Hakikat Senam Lantai (Floor Exercise)

  • Pengertian Senam Lantai: Salah satu cabang olahraga senam yang dilakukan di atas permukaan lantai yang beralaskan matras khusus tanpa menggunakan alat bantu tangan yang rumit (seperti bola atau gada).
  • Tujuan Utama: Meningkatkan unsur-unsur kebugaran jasmani seperti kekuatan, kelentukan, keseimbangan, kelincahan, koordinasi, dan keberanian diri.
  • Fungsi Matras: Menjaga keselamatan pesenam dari risiko cedera akibat benturan langsung dengan lantai keras.

Baca juga: Rangkuman Materi BAB 8 PJOK Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Aktivitas Beladiri, Pencak Silat

B. Jenis-Jenis Gerakan Spesifik dalam Senam Lantai

Senam lantai mencakup berbagai gerakan akrobatik yang membutuhkan penguasaan teknik dasar secara bertahap:

  1. Guling Depan (Forward Roll):
    a) Gerakan menggulingkan badan ke depan secara bulat dimulai dari tengkuk, punggung, pinggang, hingga panggul bagian belakang.
    b) Tahapan Teknik: Berdiri menghadap matras → Jongkok, letakkan kedua tangan di matras selebar bahu → Siku ditekuk, masukkan kepala di antara kedua lengan (dagu menempel ke dada) → Pundak menyentuh matras terlebih dahulu → Gulingkan badan ke depan → Sikapр akhir kembali jongkok dengan tangan diluruskan ke depan.
  2. Guling Belakang (Backward Roll):
    a) Gerakan menggulingkan badan ke belakang secara urut dimulai dari panggul, pinggang, punggung, hingga tengkuk bagian belakang.
    b) Tahapan Teknik: Berdiri membelakangi arah guling Jongkok dengan kedua kaki rapat dan badan condong ke depan → Letakkan kedua telapak tangan di samping telinga dengan ibu jari menghadap ke atas → Jatuhkan panggul ke matras, tarik dagu ke dada → Dorong badan ke belakang menggunakan kaki → Saat punggung menyentuh matras, dorong kuat dengan kedua tangan ke lantai → Mendarat dengan posisi jongkok.
  3. Kayang (Bridge):
    a) Sikap badan membengkok melengkung ke belakang dengan tumpuan pada kedua tangan dan kedua kaki secara bersamaan.
    b) Tahapan Teknik: Berdiri tegak, tangan di pinggang → Condongkan badan perlahan ke belakang, ayunkan tangan ke atas lalu ke belakang hingga menyentuh matras → Posisi badan melengkung menyerupai jembatan dengan tumpuan telapak tangan dan telapak kaki yang kuat.
  4. Sikap Lilin (Shoulder Stand):
    a) Sikap mempertahankan keseimbangan tubuh dengan posisi badan lurus bertumpu pada pundak, siku tangan, dan bagian belakang kepala, sementara kedua kaki diangkat lurus ke atas.
    b) Tahapan Teknik: Tidur terlentang di atas matras, kedua tangan di samping badan → Angkat kedua kaki secara bersamaan dalam keadaan lurus ke atas → Sanggah pinggul menggunakan kedua tangan, sementara siku tangan menjadi tumpuan di matras → Posisi dagu ditarik mendekati dada.
  5. Loncat Harimau (Tiger Sprong): Gerakan melompat ke depan mirip harimau yang menerkam, diawali dengan awalan lari, melompat, melayang di udara, disusul gerakan berguling ke depan di atas matras.

C. Pentingnya Keselamatan dalam Senam Lantai

  • Penggunaan Alat Bantu: Selalu menggunakan matras dengan kondisi bersih dan tersusun rapat untuk mencegah tergelincir.
  • Pemanasan (Warming Up): Wajib melakukan pelegangan otot (terutama otot leher, bahu, pinggang, dan kaki) sebelum memulai latihan inti untuk menghindari cedera otot atau keseleo.
  • Peran Bantuan Teman (Spotting): Bagi pemula, latihan gerakan seperti guling belakang atau kayang sebaiknya didampingi oleh guru atau teman sebaya yang bertindak sebagai pemberi bantuan pengamanan.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.