TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang wanita yang berjualan di karnaval sound horeg di Kediri, Jawa Timur, mengaku mengalami pengalaman tidak menyenangkan. Ia merasa diikuti seorang pria tak dikenal sejak awal hingga akhir acara.
Pengalaman tersebut diceritakannya melalui video yang diunggah di akun media sosial @Putri.Nkhasanah.
Dalam video itu, ia mengaku tidak lagi nyaman berjualan karena merasa terus diawasi oleh orang yang tidak dikenalnya.
“Jualan jadi tidak mood karena diikuti orang aneh dari mulai start sampai ke finish. Ini adalah pengalaman terburuk saya selama berjualan di karnaval sound horeg. Semua pekerjaan pasti ada risikonya, dan saya masih tidak menyangka mengalami hal seperti ini saat sedang berjualan sendirian,” ucapnya dalam video tersebut.
Baca juga: Puluhan Warga Trenggalek Antusias Ikuti Vaksinasi Rabies, Bawa Kucing Kesayangan ke Puskeswan
Ia menceritakan, awalnya tidak menaruh curiga ketika pria tersebut menghampirinya dan bertanya mengenai kalung saweran yang dijualnya. Namun, ia mulai merasa tidak nyaman ketika pria itu disebut semakin mendekat dan terus memperhatikannya.
Wanita tersebut kemudian memutuskan untuk berpindah tempat. Ia mengira situasi sudah aman dan pria itu tidak lagi berada di dekatnya.
Namun, pria yang sama kembali muncul di hadapannya. Saat itu, ia masih berusaha berpikir positif dan menganggap kemunculan pria tersebut hanya kebetulan.
“Saya masih berpikir positif, mungkin memang kebetulan saja,” tuturnya.
Ia melanjutkan aktivitas berjualan sambil melayani pembeli. Namun, ia kembali melihat pria tersebut berada di lokasi tempatnya berjualan.
Sejak saat itu, ia mengaku tidak lagi bisa menganggap kejadian tersebut sebagai kebetulan. Ia merasa semakin takut dan kesulitan berkonsentrasi melayani pembeli karena merasa terus diikuti.
“Saya pindah ke bagian kiri, orangnya ikut ke kiri. Saya pindah ke bagian kanan, orangnya ikut ke kanan. Sambil melihat saya terus. Mengerti, kan, bagaimana rasanya ketika kita melakukan apa pun seperti sedang diawasi orang?” katanya.
Ia mengaku situasi tersebut membuat pikirannya tidak tenang. Ia merasa seolah-olah setiap gerak-geriknya diperhatikan oleh pria yang tidak dikenalnya itu.
Wanita tersebut sebenarnya sempat berpikir untuk melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan. Namun, ia mengaku khawatir tindakannya justru dianggap berlebihan karena pria tersebut, menurut ceritanya, hanya mengikuti dan memperhatikannya.
“Saya takut kalau melapor ke petugas keamanan, nanti justru dianggap terlalu berlebihan. Namun, tetap saja saya merasa takut diikuti orang asing, apalagi saya tidak mengenalnya. Pikiran saya hanya satu, takut diikuti sampai perjalanan pulang,” ungkapnya.
Ia mengatakan, rasa takut tersebut masih dirasakannya hingga karnaval mencapai garis akhir. Menurut pengakuannya, pria itu masih mengikuti dan memperhatikannya sampai acara selesai.
“Benar-benar menakutkan. Kalau kalian berada di posisi saya, apa yang akan kalian lakukan?” ujarnya.
Melalui unggahan tersebut, ia juga meminta bantuan warganet yang mengenali pria yang dimaksud agar memberikan informasi. Ceritanya kemudian menjadi perhatian pengguna media sosial.
(Tribunmataraman.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.