TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Persijap Jepara dipastikan kehilangan empat pemain saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10/2026).

Satu di antara pemain yang absen adalah kapten tim, Jose Luis Espinosa Arroyo atau akrab disapa Tiri.

Bek andalan Laskar Kalinyamat tersebut masih menjalani pemulihan cedera.

Tiri tercatat sudah melewatkan tiga pertandingan dari tujuh laga yang dijalani Persijap pada awal kompetisi musim ini.

Baca juga: Persijap Jepara Tantang Persebaya, Modal 1 Poin dan PR Besar Lini Depan

Sebelumnya, Tiri dipercaya menjadi kapten tim sejak kompetisi Liga Super musim ini dimulai.

Dia memimpin rekan-rekannya saat menghadapi Madura United, Borneo FC, Persib Bandung, dan Bali United.

Di lini belakang, Tiri biasanya berduet dengan Samuel Ofori atau Sergio Chica.

Keduanya menjadi opsi Persijap untuk mengisi jantung pertahanan ketika sang kapten absen.

Tiri sebelumnya juga tidak tampil saat Persijap menghadapi Isenmulang Kalteng FC, Dewa United FC, dan Java United karena cedera.

Kini, pemain tersebut dipastikan kembali absen saat Persijap menantang Persebaya.

Selain Tiri, tiga pemain lainnya yang belum bisa memperkuat Laskar Kalinyamat adalah Rakhmatso Rakhmatzoda, Tegar Infantrie, dan Raihan Apriansyah.

Dua gelandang energik, Rakhmatso dan Tegar juga masih mengalami cedera. Sementara Raihan masih menjalani pemulihan setelah menepi dari lapangan akibat cedera.

Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes membenarkan empat pemain tersebut belum bisa diturunkan menghadapi Persebaya.

"Empat pemain masih belum bisa bergabung. Tiri, Rakhmatso, Tegar, dan Raihan masih dalam pemulihan," kata Juan Cortes.

Siapkan Komposisi Alternatif

• Pelatih Persijap Ungkap Pentingnya 1 Poin Perdana Usai Imbang vs Java United

Dengan absennya empat pemain tersebut, Juan Cortes berencana mempertahankan komposisi skuad seperti saat menghadapi Java United.

Di lini pertahanan, duet Samuel Ofori dan Sergio Chica berpeluang kembali dipercaya sebagai palang pintu pertahanan Persijap.

Sementara di lini tengah, Persijap memiliki sejumlah opsi pemain muda, seperti Adzikry Fadlillah, Zidane Afandi, Dion Galeh, Rendi Saepul, dan Ahmad Wadil.

Juan Cortes meminta anak asuhnya tampil lebih fokus dan menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan.

Dia ingin Persijap mampu menguasai bola dengan lebih baik sehingga bisa menciptakan lebih banyak peluang.

Pelatih asal Spanyol itu juga percaya dengan kemampuan pemain yang tersedia untuk mencetak gol.

Menurutnya, hal terpenting adalah meminimalkan kesalahan sendiri, menjaga pertahanan, dan memaksimalkan setiap peluang yang didapat.

"Kami berusaha meminimalkan kebobolan, serta berusaha mencetak gol," tegasnya.

Selain persoalan taktik, Juan Cortes memberikan instruksi khusus kepada pemain Persijap agar tidak melakukan pelanggaran yang tidak perlu.

Dia mengingatkan anak asuhnya untuk menghindari pelanggaran di dalam kotak penalti yang bisa berujung hadiah penalti bagi lawan.

Pemain juga diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi berujung kartu merah.

Menurut Juan, kehilangan satu pemain di tengah pertandingan akan membuat perjuangan Persijap untuk meraih kemenangan semakin berat.

"Kami sudah arahkan ke pemain agar bermain clear. Kehilangan satu pemain akan semakin sulit bagi tim untuk menang," tegasnya. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.