BANJARMASINPOST.CO.ID - Ucapan komika Pandji Pragiwaksono tentang Raffi Ahmad kembali jadi sorotan, imbas viral deklarasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Presenter Raffi Ahmad tengah menjadi sorotan dan sasaran kritik di media sosial.
Hal ini dipicu keterlibatannya dalam acara deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di area Bundaran HI Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan itu menuai kritik karena dinilai tak selaras dengan gerakan unjuk rasa terhadap pemerintah yang digelar oleh berbagai elemen masyarakat di lokasi yang sama sehari sebelumnya.
Acara tersebut semakin menjadi kontroversi setelah muncul pengakuan dari seorang peserta yang menyebut dirinya mendapatkan bayaran untuk datang dan ikut dalam deklarasi tersebut.
Kini, Raffi dan sejumlah figur publik lainnya termasuk Youtuber Willie Salim menjadi sasaran gelombang kritik karena ikut dalam kegiatan itu.
Di tengah situasi demikian, kini ucapan komika Pandji Pragiwaksono tentang Raffi Ahmad beberapa waktu lalu kembali viral di media sosial.
Dalam sebuah video di kanal YouTube-nya, Pandji sebelumnya membahas sejumlah figur publik yang menurutnya perlu disorot terkait sikap mereka terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sudah berbulan-bulan melanda berbagai daerah di tanah air.
Pandji menyebut beberapa nama, yakni Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Ria Ricis dan Deddy Corbuzier.
Namun, ketika membicarakan Raffi, Pandji justru menilai publik tidak perlu terlalu berharap mendapatkan pandangan berbeda dari sosok yang kini berada di lingkaran pemerintahan.
"Kalau Raffi Ahmad, ya sudahlah ya, kita kesampingkan aja," kata Pandji Pragiwaksono dikutip via Wartakotalive.com, Jumat (30/10/2026).
"Karena kan hitungannya Raffi memang bagian dari pemerintah, dia mah bagian dari rezim," tegas Pandji.
Baca juga: Azizah Salsha Terekam di Banjarmasin, Datangi Rumah Guru yang Meninggal Usai Terdampak Asap Karhutla
Pandji kemudian menjelaskan pandangannya mengenai posisi Raffi ketika dimintai pendapat soal karhutla.
Menurutnya, sikap Raffi kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan pandangan pemerintah.
"Jadi Raffi Ahmad kita kesampingkan lah, dia mah... itu sama aja kayak nanya, 'Pemerintah Prabowo pendapatnya apa soal karhutla?' Ada, pasti satu suara lah, udah nggak mungkin gimana-gimana lah. Kita realistis aja," tuturnya.
Meski saat itu membahas soal bencana karhutla, namun pernyataan Pandji tentang Raffi itu kembali menjadi sorotan ketika suami Nagita Slavina ini menuai kritik publik imbas deklarasi di Bundaran HI.
Sejumlah musisi memutuskan mundur dari RANS Carnival yang dijadwalkan berlangsung di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Hingga Sabtu (31/10/2026), setidaknya empat pengisi acara, yakni Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho dan OM Wawes, telah menyatakan tidak akan tampil dalam festival tersebut.
Gelombang pengunduran diri ini terjadi di tengah ramainya kritik dan seruan boikot terhadap Raffi Ahmad serta RANS Entertainment di media sosial.
Band Tipe-X menjadi salah satu musisi terbaru yang mengambil keputusan tersebut.
Melalui akun Instagram resmi @tipexofficial, Sabtu (31/10/2026), mereka mengunggah poster penampilan di RANS Carnival Sleman dengan latar hitam putih dan tanda silang merah.
"Kita mundur dari acara ini, sampai jumpa di lain pesta. Salam X," tulis Tipe-X dalam keterangan unggahannya, dikutip Sabtu (31/10/2026).
Keputusan tersebut langsung mendapat dukungan dari penggemar dan rekan sesama musisi.
Sebelum Tipe-X, Guyon Waton lebih dulu mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagram @guyonwatonofficial.
Manajemen Guyon Waton menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa melanjutkan keterlibatan mereka dalam acara tersebut.
"Atas nama Management Guyon Waton kami memohon maaf untuk tidak bisa melanjutkan acara tersebut," tulis manajemen Guyon Waton.
Mereka menjelaskan keputusan itu diambil demi menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah situasi yang berkembang di media sosial.
"Keputusan ini sama sekali bukan bentuk menyudutkan pihak manapun, melainkan semata-mata sebagai upaya menjaga keamanan, kenyamanan dan hubungan baik dengan seluruh pihak," lanjut pernyataan tersebut.
Musisi Masdddho juga mengambil sikap serupa. Melalui akun Instagram pribadinya, @masdddho, pemilik nama asli Ahmad Ridho Nugroho itu menyampaikan alasan pengunduran dirinya.
Menurut Masdddho, musik bukan hanya soal hiburan dan panggung, tetapi juga berkaitan dengan nilai serta kepedulian terhadap suara masyarakat.
"Saya dan Tim memutuskan untuk mengundurkan diri dari acara tersebut," tulis Masdddho.
"Bagi kami, musik bukan sekadar hiburan dan panggung bukan hanya tentang penampilan. Ada nilai, kepedulian, dan suara masyarakat yang juga perlu dihargai," terusnya.
OM Wawes yang merupakan band asal Yogyakarta juga mengumumkan pembatalan penampilan melalui akun Instagram resmi mereka.
Mereka mengaku mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat sebelum akhirnya memutuskan mundur dari RANS Carnival.
"Kami Wawes, band dari Yogyakarta, kami dijadwalkan tampil di Rans Carnival pada tanggal 1 November 2026. Sebagai warga Yogyakarta, kami memikirkan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat saat ini, kami memutuskan untuk mundur dari event tersebut," jelasnya.
"Kami tidak ingin melukai hati teman-teman semuanya. Semoga tidak ada lagi kekecewaan di antara kita ke depannya," tulis OM Wawes.
Keputusan empat musisi tersebut membuat keberlangsungan RANS Carnival Sleman menjadi sorotan.
Pasalnya, sejumlah nama yang sebelumnya dijadwalkan tampil kini memilih menarik diri di tengah gelombang kritik terhadap Raffi Ahmad.
Meskipun Raffi Ahmad sudah memberikan klarifikasi di media sosial dengan mengaku tak tahu soal detail acara tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Wartakotalive.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.