Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 10.000 bibit pohon ditanam di kawasan Arboretum Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), Kampus 2 Kwala Bekala, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penanaman di lahan seluas sekitar 5 hektare ini tidak hanya ditujukan untuk memperluas kawasan hijau, tetapi juga mendukung konservasi tanaman lokal dan pengembangan agroforestri.


Ratusan mahasiswa terlibat dalam kegiatan penghijauan yang mengusung tema "Connecting Future Talent, Growing a Greener Nation" tersebut. Beragam jenis tanaman dipilih untuk memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.


Penanaman 10.000 bibit pohon itu dibagi ke dalam lima blok tematik dengan masing-masing sekitar 2.000 bibit. Jenis yang ditanam meliputi kemenyan, tanaman langka untuk konservasi ex situ, tanaman Multi-Purpose Tree Species (MPTS) untuk pengembangan agroforestri, makadamia yang memiliki nilai ekonomi, serta tanaman endemik Sumatera.


Kemenyan menjadi salah satu jenis yang mendapat perhatian karena merupakan hasil hutan bukan kayu khas Sumatera Utara. Sementara itu, penanaman tanaman langka diarahkan untuk mendukung konservasi di luar habitat aslinya. Adapun blok agroforestri disiapkan sebagai demplot pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempelajari pengelolaan lahan yang mengintegrasikan pepohonan dengan kegiatan produktif.


Dengan pembagian tersebut, kawasan arboretum diharapkan tidak sekadar menjadi ruang hijau, tetapi juga sarana pendidikan, penelitian, dan pengembangan keanekaragaman hayati.


Kegiatan penanaman merupakan bagian dari program New Home-Pass, New Tree yang diinisiasi Linknet bersama Pertamina Foundation melalui PT Adi Askara Bumi. Program tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.


CEO & President Director PT Link Net Tbk Kanishka Wickrama mengatakan, penanaman pohon menjadi salah satu bentuk tanggung jawab lingkungan yang dijalankan perusahaan seiring dengan pengembangan bisnisnya.


“Setiap kali jaringan baru Linknet menjangkau lebih banyak rumah, kami ingin hal tersebut diimbangi aksi nyata untuk bumi. Di Deli Serdang, bersama USU dan melibatkan banyak mitra, kami menanam pohon sekaligus menyiapkan talenta digital muda yang kelak menjaga masa depan Indonesia,” ujar Kanishka.


Program penghijauan tersebut telah berjalan sejak 2025. Pada tahun pertama, sebanyak 22.540 pohon ditanam di tujuh lokasi yang tersebar di enam provinsi. Penanaman tersebut diperkirakan memiliki potensi serapan karbon sekitar 494 ton CO2e per tahun.


Memasuki tahun kedua, target penanaman diperluas menjadi 50.000 pohon di delapan lokasi sepanjang 2026. Sebelum kegiatan di Deli Serdang, sebanyak 28.000 pohon telah ditanam di Serang, Bekasi, Pemalang, dan Banyumas.


Dengan tambahan 10.000 pohon di kawasan USU, total penanaman sepanjang 2026 mencapai 38.000 pohon atau 76 persen dari target. Tiga lokasi lainnya, yakni Surakarta, Garut, dan Malang, dijadwalkan menjadi lokasi penanaman berikutnya hingga akhir tahun.


President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan, keberhasilan kegiatan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga keberlanjutan perawatannya.


“Momentum Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa perubahan besar dimulai dari kebersamaan. Kami berterima kasih kepada USU, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan seluruh mitra yang bergerak bersama. Menanam hanyalah langkah awal; yang terpenting adalah memastikan pohon-pohon ini dirawat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Agus.


 


Kegiatan penghijauan tersebut turut melibatkan Fakultas Kehutanan USU, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, BPDAS Wampu Sei Ular, Balai Perhutanan Sosial Medan, Kagama Sumatera Utara, mahasiswa, dan masyarakat.


Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, poin ke-15 tentang Ekosistem Daratan, serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


Melalui penanaman berbagai jenis pohon tersebut, kawasan Arboretum Fakultas Kehutanan USU diharapkan berkembang menjadi ruang konservasi, pembelajaran, dan pengembangan agroforestri. Namun, keberhasilan penghijauan dalam jangka panjang tetap bergantung pada pemeliharaan bibit dan pemantauan pertumbuhan pohon agar manfaat ekologisnya dapat terwujud.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.