Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon menunjukkan kreativitas dan kemampuan seni peran melalui pertunjukan teater bersama Progresif Indonesia. 

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan di balik jeruji besi bukan penghalang bagi Warga Binaan untuk berkarya, mengembangkan potensi diri, dan menumbuhkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pertunjukan teater ini menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan bakat, sekaligus membangun kepercayaan diri melalui seni dan budaya. 

Baca juga: Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Ini Daftar Jalan Rawan Razia Kendaraan Serang hingga Cilegon

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan Lapas Kelas IIA Cilegon.

Melalui seni peran, para Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan diri, belajar bekerja sama, membangun kedisiplinan, serta mengasah keberanian dalam menyampaikan ekspresi. 

Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan positif sebagai bekal menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Wahyu Trah Utomo, menyampaikan seni dan budaya memiliki peran penting dalam proses pembinaan, terutama untuk membentuk karakter serta menggali potensi yang dimiliki setiap Warga Binaan.

Kolaborasi bersama Progresif Indonesia diharapkan dapat terus dikembangkan agar kegiatan seni dan budaya semakin menjadi bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan. 

"Di balik setiap pintu, ada cerita dan harapan. Melalui seni, Warga Binaan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya, bertumbuh, dan membangun masa depan yang lebih baik," kata Wahyu, pada Jumat (30/10/2026) malam.

Dengan demikian, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan dan pengalaman baru, tetapi juga memiliki bekal kepercayaan diri untuk kembali berinteraksi dan berintegrasi dengan masyarakat.

Pertunjukan ini menjadi gambaran bahwa proses pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan juga kesempatan untuk menemukan potensi, mengembangkan kemampuan, dan membangun harapan baru.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.