SURYA.CO.ID, GRESIK – Program percontohan Pemberian Makanan Khusus pada Lansia atau dikenal sebagai Piringku resmi diuji coba di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026).
Langkah itu dihadirkan sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan para lanjut usia yang tinggal sendiri tanpa pendamping.
Pelaksanaan program percontohan tersebut menyasar puluhan warga lanjut usia kurang mampu yang mengalami keterbatasan fisik untuk memasak.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kabinda Jatim Sambangi Kantor PT Petrokimia Gresik
Melalui program inovatif itu, Pemkab Gresik rutin menyalurkan makanan siap konsumsi setiap hari kepada 40 orang penerima manfaat.
Bantuan gizi harian ini diberikan secara langsung guna memenuhi kebutuhan nutrisi Lansia yang hidup sebatang kara di rumah mereka.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah warga berusia di atas 60 tahun yang tidak memiliki keluarga pendamping.
“Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada lansia tunggal,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, Selasa (3/11/2026).
Pihaknya menambahkan bahwa makanan yang dikirim telah melalui pemeriksaan kesehatan serta disesuaikan dengan standar ahli gizi.
“Kami memberikan makanan yang sudah siap dikonsumsi untuk siang hari karena mereka sudah memiliki keterbatasan tenaga untuk memasak sendiri,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, Selasa (3/11/2026).
Baca juga: Gedor Potensi Industri Kecil Gresik, Nila Yani Hardiyanti Pastikan KUR dan Legalitas Jadi Solusi
Pelaksanaan program sosial itu juga melibatkan partisipasi aktif dari kelompok masyarakat setempat demi kelancaran distribusi harian.
Ketua Pokmas Mangrove Ujungpangkah, Husnul Hatimah, menyebutkan bahwa pihaknya memberdayakan warga sekitar untuk mengolah bahan makanan.
“Untuk tenaga memasak, kami memberdayakan masyarakat dari beberapa desa, mereka berkumpul untuk memasak bersama, dengan menu yang berbeda setiap harinya sesuai ketentuan ahli gizi,” ungkap Ketua Pokmas Mangrove Ujungpangkah, Husnul Hatimah, Selasa (3/11/2026).
Salah satu warga Lansia berusia 100 tahun asal Desa Pangkahkulon, Ndukurfiah, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan makanan tersebut.
Anaknya merantau ke luar negeri sehingga dirinya terpaksa tinggal seorang diri di sebuah rumah kontrakan sederhana.
“Saya senang, Bu, maturnuwun sudah diberi makanan, alhamdulillah,” ucap Ndukurfiah dengan penuh rasa haru, Selasa (3/11/2026).
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.