TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga September 2026, PT Valbury Asia Futures (Valbury) mencatat 138.578 nasabah baru. Tumbuh sekitar 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan upaya perusahaan memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai instrumen pasar finansial global melalui ekosistem digital yang terintegrasi.
Valbury Asia Futures, adalah sebuah perusahaan pialang berjangka di Indonesia yang teregulasi di bawah pengawasan Kementerian Perdagangan-Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka h Komoditi), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bank Indonesia. Valbury Asia Futures terdaftar sebagai anggota Jakarta Futures Exchange atau Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).
Baca juga: IHSG Makin Ambruk, Pasar Modal RI Hadapi Krisis Kepercayaan Investor
Berkat pertumbuhan jumlah nasabah tersebut, Valbury meraih penghargaan Indonesia’s Best Broker for Global Asset Classes 2026 dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Presiden Direktur Valbury, Nino Limantara, pada acara yang digelar pada 29 Oktober 2026 di Studio CNBC, Jakarta.
Nino Limantara mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pasar global yang semakin mudah, transparan, dan terintegrasi.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai apresiasi sekaligus dorongan untuk terus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah. Pertumbuhan jumlah nasabah sepanjang tahun ini juga menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses ke berbagai peluang di pasar global. Fokus kami adalah memastikan akses tersebut didukung oleh sistem, kepatuhan, transparansi, serta layanan yang dapat diandalkan,” ujar Nino, ditulis Rabu (4/11/2026).
Perluas Akses
Sepanjang 2026, Valbury terus memperkuat ekosistem multi-aset dengan memberikan akses terhadap berbagai instrumen, mulai dari forex, indeks, komoditas, hingga saham perusahaan Amerika Serikat dan Exchange-Traded Fund (ETF).
Untuk instrumen saham AS, Valbury juga menghadirkan transaksi fraksional yang memungkinkan nasabah memperoleh eksposur terhadap saham global mulai dari US$1. Akses tersebut didukung ekosistem pendanaan dalam denominasi Rupiah melalui virtual account, dompet digital, QRIS, serta fitur Instant Withdrawal.
Selain memperluas pilihan instrumen, Valbury terus menempatkan kepatuhan dan transparansi sebagai bagian dari pengembangan layanannya. Periode awal 2026, perusahaan kembali memperoleh Rating A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Untuk transaksi saham global, Valbury menggunakan skema Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Berjangka Luar Negeri (PALN). Kontrak saham didukung oleh saham terkait yang ditempatkan melalui akun pialang di Alpaca Securities LLC, broker-dealer di Amerika Serikat yang berada di bawah pengawasan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).
Mekanisme transaksi tersebut juga mengacu pada sistem National Best Bid and Offer (NBBO), sementara transaksi dicatat dan dilaporkan melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.