Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ancaman cuaca ekstrem mulai membayangi wilayah Lampung seiring masuknya musim hujan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan, angin kencang hingga gelombang tinggi, terutama di wilayah perairan.
Peringatan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut. Pasalnya, kecepatan angin di sejumlah wilayah perairan Lampung diprakirakan dapat mencapai 20 knot atau setara sekitar 37 kilometer per jam.
Selain angin kencang, ketinggian gelombang laut juga berpotensi mencapai 2 meter di perairan barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.
Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Meldisa Putri, mengatakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan.
"Untuk tiga hari ke depan berpotensi hujan ringan-sedang di wilayah Lampung, hal ini karena mulai memasuki fase musim hujan," kata Meldisa, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu mengantisipasi hujan, tetapi juga memperhatikan kondisi angin dan gelombang laut yang berpotensi meningkat di sejumlah kawasan perairan.
"Untuk cuaca ekstrem hampir seluruh wilayah Lampung berpotensi terjadinya hujan. Diwaspadai adanya potensi gelombang kategori sedang-tinggi di wilayah perairan barat Lampung dan Selat Sunda selatan Lampung, serta potensi angin kencang mencapai 20 knot di kedua wilayah tersebut," ujarnya.
BMKG Maritim Lampung juga mengungkapkan adanya perbedaan kondisi gelombang di sejumlah wilayah perairan Lampung.
Perairan barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan menjadi kawasan yang perlu mendapat perhatian lebih karena ketinggian gelombang diprakirakan dapat mencapai 2 meter.
"Untuk wilayah perairan barat Lampung dan Selat Sunda diprakirakan dapat mencapai 2 meter. Sedangkan di wilayah lainnya, yakni Teluk Lampung dan perairan timur Lampung, berkisar antara 0,6-1 meter atau kategori rendah," jelas Meldisa.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi gelombang laut di wilayah Lampung tidak merata. Perairan barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi dibandingkan Teluk Lampung dan perairan timur Lampung.
Perbedaan kondisi ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan tradisional, kapal penumpang, serta pengguna jasa transportasi laut.
Meldisa menjelaskan, meningkatnya potensi hujan di Lampung berkaitan dengan mulai masuknya wilayah tersebut ke fase musim hujan.
Selain faktor musim, kondisi atmosfer juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan. Salah satunya dipengaruhi fenomena global Madden-Julian Oscillation (MJO).
" Saat ini sudah mulai memasuki fase musim hujan, jadi masyarakat harus waspada akan terjadinya cuaca ekstrem," katanya.
Ia menambahkan, fenomena MJO juga berperan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Lampung.
"Didukung juga dengan fenomena global bernama MJO yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan," lanjutnya.
Sebagai informasi, Madden-Julian Oscillation atau MJO merupakan fenomena atmosfer berupa pergerakan kumpulan awan konvektif di wilayah tropis. Pergerakan fenomena ini dapat memengaruhi aktivitas pembentukan awan dan meningkatkan peluang terjadinya hujan ketika melintasi suatu wilayah.
Kondisi atmosfer tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perkembangan cuaca selama musim hujan.
BMKG Maritim Lampung memperkirakan musim hujan di wilayah Lampung akan berlangsung hingga Februari 2027.
Selama periode tersebut, potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang masih dapat terjadi. Masyarakat pun diminta tidak mengabaikan perubahan kondisi cuaca, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan maupun di kawasan perairan.
"Musim hujan diprakirakan terjadi hingga bulan Februari, dan selama musim hujan tidak dipungkiri jika ada potensi cuaca ekstrem dan angin kencang," pungkas Meldisa.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.