WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Film 'Gak Ada Matinya' dibintangi oleh Oki Rengga hingga Fedi Nuril, siap meramaikan bioskop Indonesia pada 5 November 2026.

Film yang diproduseri Manoj Punjabi dan Muhadkly Acho lewat rumah produksi MD Pictures itu siap mengocok perut penonton yang datang ke bioskop, melihat ulah Oki Rengga hingga Fedi Nuril.

Menariknya, Fedi keluar dari zona nyamannya. Biasanya ia terlihat penuh dramatis dengan berbagai emosi, kali ini aktingnya akan membuat penonton tertawa.

Pria berusia 44 tahun itu mengakui baru pertama kali tampil dalam sebuah film namun ia harus berakting komedi, dengan memerankan karakter Fahri.

"Di sini saya berperan sebagai Fahri, tapi Fahri dari universe yang lain. Bukan Fahri yang serius, tapi Fahri yang komedi," kata Fedi Nuril di XXI Epicentrum Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca juga: Pramono Anung Ogah Sidak Kecamatan Cuma untuk Pencitraan, Ingin Hasilkan Solusi

Gitaris band Garasi itu pun tak segan memuji kepiawaian jajaran komika, yang mendominasi deretan pemeran film 'Gak Ada Matinya'.

"Setelah syuting bersama mereka, saya harus akui mereka benar-benar pakar komedi," ucap Fedi Nuril.

Sementara itu, Oki Rengga menyambut baik pernyataan Fedi Nuril. Ia mengakui kalau aktor tampan tersebut piawai dalam berakting apapun.

Justru Oki lah yang melewati adegan beragam tidak hanya berkomedi. Sebab ia berperan sebagai kepala keluarga bernama Binsar.

"Tokoh Binsar ini dibesarkan dengan didikan orang tua yang tidak sempurna. Makanya banyak problem-problem yang terjadi di kehidupannya," jelas Oki Rengga di waktu yang sama.

Mantan pesepak bola profesional tersebut menambahkan, polemik Binsar dengan sang ayah menjadi cerminan tekad seorang anak yang ingin memutus rantai masalah keluarga.

"Dia punya masalah dengan bapaknya, dan tak ingin hal itu terjadi ke anak istrinya," tegas Oki Rengga.

Sutradara Etienne Caesar menjelaskan, film 'Gak Ada Matinya' memiliki pembeda yang kuat dibandingkan film drama komedi pada umumnya. 

Cerita film ini sengaja dibangun dari tragedi dan duka, lalu disisipkan isu-isu sosial yang dekat dengan masyarakat namun jarang diangkat ke layar lebar.

"Yang membedakan 'Gak Ada Matinya' dengan film drama komedi lain adalah cerita film ini bergerak dari tragedi atau kematian dan isu-isu lain yang relatable, tapi jarang diangkat, seperti maskulinitas anak perempuan yang tumbuh besar tanpa sosok bapak," ucap Etienne Caesar.

"Film ini menggunakan komedian sebagai lead actor, serta Muhadkly Acho sebagai produser yang bisa mengcrafting ini menjadi sebuah produk yang hanya bisa dilakukan di MD," sambungnya.

Muhadkly Acho menegaskan film ini lebih dari sekadar tontonan yang memancing gelak tawa, ia menjadikan judul ini sebagai cermin hidup orang-orang biasa yang bergelut dengan takdir.

"Saat orang menyebutnya komedi gelap (dark comedy), saya memilih melihatnya sebagai realita. Di mana kesedihan dan kelucuan terkadang harus dibiarkan menari dalam panggung yang sama, bersama orang-orang biasa yang bergelut dengan kerasnya takdir dan kesempatan kedua," ujar Acho.

Film 'Gak Ada Matinya' menyoroti kisah Binsar (Oki Rengga), seorang pria yang berada di titik terendah hidupnya akibat kehilangan pekerjaan dan terhimpit tumpukan tunggakan cicilan KPR. 

Di tengah keputusasaan tersebut, Binsar menerima kabar bahwa ayahnya, Pak Luhut (Mathias Muchus) sosok yang selama ini memiliki hubungan berjarak dan penuh konflik dengannya meninggal dunia di rumah sakit. 

Dari sang ayah, Binsar baru mengetahui adanya warisan uang asuransi jiwa senilai Rp2 miliar yang berpotensi menjadi penyelamat hidup keluarganya.

Namun, situasi mendadak kacau balau saat jenazah sang ayah dibawa menuju rumah duka. Pak Luhut yang terbaring di mobil jenazah mendadak hidup kembali alias mati suri. 

Terjepit antara rasa syukur dan ancaman uang asuransi hangus, Binsar nekat menyembunyikan fakta bahwa ayahnya masih bernyawa, sembari berusaha menghindari investigasi ketat dari petugas asuransi bernama Fahri (Fedi Nuril).

Selain Oki Rengga, Mathias Muchus, dan Fedi Nuril, film ini turut diperkuat sederet bintang ternama seperti Mikha Tambayong, Lolox, Yoshi Sudarso, Benidictus Siregar, Gita Bhebhita, Aci Resti, Arief Didu, Jared Ali, Ilham Abayy, Yono Bakrie, hingga Arie Kriting. (Ari)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.