WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ingin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor kecamatan sekadar untuk mencari perhatian atau pencitraan.
Menurutnya, setiap kunjungan maupun pertemuan dengan jajaran pemerintah daerah harus menghasilkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dengan cara tersebut, Pramono diharapkan dapat melihat kondisi pelayanan dan mengetahui secara langsung berbagai persoalan di lapangan.
“Yang pertama, saya bukan orang yang sidak itu biasanya untuk gaya-gayaan. Tapi saya ingin memecahkan, memutuskan,” kata Pramono saat bertemu camat dan lurah di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
Ia menilai, hal yang lebih penting bukanlah bagaimana sebuah kunjungan dilakukan, melainkan keputusan yang dapat dihasilkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.
Pramono juga tidak mempermasalahkan apabila pertemuan dengan camat dan lurah berlangsung tanpa kehadiran wartawan. Ia ingin pertemuan tersebut berjalan dengan suasana yang nyaman bagi semua pihak.
Baca juga: Perluas Pemasaran, KemenEkraf Bekali Kreator Rembang Strategi Periklanan Digital dan Pemanfaatan AI
“Pokoknya kita inilah, kita atur yang menyenangkan sama-sama,” ujarnya.
Dalam pertemuan bersama jajaran pemerintah Kecamatan Tanah Abang tersebut, sejumlah persoalan wilayah menjadi pembahasan. Di antaranya penanganan banjir di Kali Krukut, pembangunan trotoar, penambahan kapasitas sekolah negeri, hingga penataan kawasan Pasar Tanah Abang.
Selain itu, Pramono turut menyoroti persoalan parkir liar, premanisme, serta peredaran obat-obatan terlarang di kawasan Blok A hingga Blok F Tanah Abang.
Ia meminta penataan kawasan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian pedagang dan masyarakat setempat.
Pramono mengingatkan, penertiban yang dilakukan dengan kekerasan tanpa menyiapkan solusi bagi masyarakat berpotensi membuat persoalan serupa kembali terjadi.
"Karena saya meyakini kalau dilakukan dengan kekerasan ataupun dengan tindakan yang berlebihan yang selama ini dilakukan, tapi tidak disiapkan untuk para pedagang atau masyarakat itu tetap bisa mencari periuk nasinya, pasti akan kembali lagi," kata Pramono. (m27)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.